✮7 - Hari Raya
Klaten, 2025
Hari raya tahun ini terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, bahkan (jauh) sangat berbeda bagi "saya" perbedaan sangat amat terasa dari awal memasuki bulan ramadhan yang penuh kesucian, mungkin dengan kata lain tahun ini lebih banyak "kesedihan" (?)
Tak ada cerita seru yang harus saya ceritakan di liburan kali ini, karna semua terasa sangat hambar (awalnya). Di saat momen pulang kampung menjadi hal spesial, di tahun ini menjadi hal yang sebetulnya ingin saya hindari karna mempertimbangkan kesehatan bunda yang saya rasa belum maximal. Di saat momen idul fitri yang paling saya tunggu yaitu silaturahmi dari rumah ke rumah, di tahun ini menjadi hal yang tak saya ingin lakukan, meskipun saya tetap melakukannya.Dan benar saja di tiap-tiap rumah yang kami kunjungi ada saja berita kesedihan yang kami dapat.
Tak dapat dipungkiri, usia saya sudah menginjak 18 tahun menuju 19 tahun. Begitupun dengan usia mereka yang semakin hari semakin menua(fir, ini wajar lah! kalo banyak dari mereka yang udah sakit sakitan bahkan udah ga ada! kenapa lo bicara seakan-akan menolak takdir) puluhan kali saya ucapkan dalam hati untuk menampar diri saya sendiri.
Dan ya, meskipun terasa berbeda namun banyak keistimewaan yang terjadi di tahun ini! di malam takbiran, tiba-tiba bunda kembali pulih seakan tak ada rasa sakit yang di alaminya (berkat kekuasaan Allah), dan sepanjang liburan di kampung tahun ini saya habiskan seluruh waktu untuk tidak pergi ke manapun (hanya diam di rumah) menghabiskan waktu bersama mbah, membantunya memasak, merapikan rumah, belanja sayur dam masih banyak lagi.
Karena saya pikir, momen ini lebih berharga di banding apapun, waku tak dapat terulang bahkan berhenti, begitupun usia orang tua dan mbah kita yang semakin hari semakin menua.
Alhamdulillah, terima kasih ya Allah telah memberikan berbagai keistimewaan yang berbeda di tahun ini, dan berikanlah umur panjang serta kebahagian untuk orang-orang yang saya cintai di dunia ini.
Komentar
Posting Komentar